Lamongan, Bin.id — RSU Permata Hati Lamongan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai keluhan keluarga pasien berusia 74 tahun yang sebelumnya mempertanyakan kepastian pelayanan dokter saat menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit tersebut.
Klarifikasi disampaikan pada Senin (14/9/2026) setelah tiga pegawai RSU Permata Hati Lamongan menemui awak media untuk menjelaskan persoalan pelayanan yang menjadi perhatian publik.
Perwakilan RSU Permata Hati, Desi dari bagian marketing, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.
“Dengan adanya hal seperti ini adalah bentuk koreksi dari kami. Kami akan berusaha membenahi pelayanan dengan baik, agar ke depannya kami bisa lebih profesional dalam mengemban tugas,” ujar Desi.
Menurutnya, kritik maupun pemberitaan terkait pengalaman pasien menjadi masukan bagi rumah sakit untuk melakukan pembenahan, terutama dalam aspek pelayanan dan komunikasi kepada pasien.
Desi juga menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran yang disampaikan masyarakat. Ia sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada pasien dan keluarga atas persoalan yang terjadi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya, serta mohon maaf kepada pasien atas kelalaian dan kurangnya komunikasi kami dalam hal pelayanan,” katanya.
Pihak RSU Permata Hati Lamongan berharap persoalan tersebut dapat menjadi evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat ke depan berjalan lebih baik dan maksimal.
“Dengan adanya berita ini, kami anggap sebagai suatu bentuk saran dari masyarakat. Mudah-mudahan RS Permata Hati bisa maksimal dalam hal pelayanan,” tutup Desi.
Klarifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang keberimbangan setelah sebelumnya keluhan keluarga pasien diberitakan terkait ketidaknyamanan dalam memperoleh kepastian pelayanan dokter.
- Laporan : Alv
- © Barometer Investigasi News (Bin)

0 Comments