LAMONGAN, BIN.ID — Pemerintah Kabupaten (PemKab) Lamongan resmi menjalin kerjasama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Berkas Bersinar Abadi (YBBA), khususnya unit Pondok Rehabilitasi Mental.
Kemitraan ini, dihadirkan sebagai bentuk dalam komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta pembekalan yang holistik bagi warga binaan rehabilitasi.
Melalui sinergi ini, para warga binaan yang menjalani pengobatan dan perawatan di Pondok Rehabilitasi Mental YBBA tidak hanya berfokus pada pemulihan medis dan mental.
Selain pengobatan dan perawatan juga akan mendapatkan serangkaian pelatihan kemandirian sebelum dinyatakan layak pulang oleh tim dokter.
Adapun program pemberdayaan yang disiapkan mencakup
- Pelatihan sektor pertanian, membekali keterampilan bercocok tanam dan pengolahan lahan.
- Pelatihan sektor peternakan memberikan pemahaman praktis mengenai pemeliharaan dan budidaya ternak.
- Pelatihan ketenagakerjaan dan keterampilan Lainnya, Menyiapkan mental dan keahlian teknis agar siap diserap pasar kerja atau membuka usaha mandiri.
Seluruh program pelatihan ini, diintegrasikan langsung dengan dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkab Lamongan guna memastikan keberlanjutan dan pendampingan yang optimal.
Mendorong kemandirian dan pemulihan total
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut positif kerja sama ini. Ia menegaskan pentingnya memberikan modal keterampilan sosial dan ekonomi bagi warga binaan agar tidak kembali terperosok dan siap diterima masyarakat.
"Bersama kita berikan keterampilan agar saudara kita yang saat ini masih berjuang lepas dari pengaruh narkoba bisa sehat, pulih, dan bangkit kembali, serta menjadi pribadi yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Yuhronur Efendi.
Dalam kesempatan yang sama, pendiri sekaligus pembina YBBA, IPDA Purnomo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan penuh dari jajaran jajaran Pemkab Lamongan.
"Dengan adanya MoU tersebut, diharapkan proses rehabilitasi tidak berhenti pada kesembuhan medis saja, melainkan berlanjut hingga warga binaan benar-benar siap dan percaya diri untuk berbaur kembali. Kami ingin memanusiakan mereka melalui karya dan kemandirian," ungkap IPDA Purnomo.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi percontohan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam penanganan kesehatan mental serta penanggulangan penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.
- Laporan : Bed

0 Comments