Lamongan - Barometer Investigasi News
Suasana ceria menyelimuti para petani tembakau di Kecamatan Modo, Lamongan, Jawa Timur. Pasalnya, harga tembakau saat ini sedang melambung tinggi, mencapai puncaknya diharga Rp 52.000 per kilogram untuk kualitas premium tembakau rajang kering.
"Alhamdulillah, tahun ini harga tembakau sangat bagus. Kami sangat bersyukur," ujar Darman , salah satu petani tembakau di Desa Sumberagung.
"Harga Rp 52.000 per kilogram ini merupakan harga tertinggi yang pernah kami rasakan." tutur Darman
Tidak hanya di Desa Sumberagung, kenaikan harga tembakau juga dirasakan oleh petani di wilayah lain di Kecamatan Modo, seperti di Dusun Pulo. Harga terendah tembakau di wilayah ini berada di angka Rp 44.000 per kilogram. Untuk daun atas, harganya mencapai Rp 48.000 per kilogram lebih rendah.
Meskipun harga tinggi, tidak sedikit petani tembakau yang tanamannya kurang maksimal karena kurangnya curah hujan karena sebagian besar menggunakan penyiraman tradisional.
Darman salah satu mengatakan "Di sini airnya hanya mengandalkan sumur, atau sungai buat mengalirkan air ke sawah pakai diesel," kata tuturnya
Kondisi ini membuat para petani harus bekerja ekstra keras untuk memastikan tanaman tembakau mereka mendapatkan air yang cukup. Namun, semangat mereka tidak surut. Mereka tetap optimis bahwa hasil panen tahun ini akan memuaskan.
Para petani tembakau Modo berharap kenaikan harga tembakau ini dapat terus berlanjut. Mereka juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk mengatasi masalah kekurangan air di wilayah mereka.
Kariadi salah satu warga desa mengatakan,"Kami berharap pemerintah dapat membantu kami dengan membangun irigasi yang lebih baik agar kami tidak kesulitan lagi mendapatkan air untuk tanaman tembakau kami," harapannya
Semoga kesuksesan para petani tembakau di Modo dapat memberikan inspirasi bagi petani lain di seluruh Indonesia.
- Pewarta : Alv
- Editor. : Bed

0 Comments