LAMONGAN, BIN.ID – Kisah memilukan tentang siswa di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Jawa Timur yang terhambat pendidikannya karena tunggakan pembayaran Lembar Kerja Siswa (LKS), akhirnya berujung bahagia.
Adalah sosok polisi berjiwa sosial, IPDA Purnomo, yang turun tangan langsung melunasi seluruh tunggakan tersebut.
Informasi mengenai delapan siswa SDN Lebur yang kesulitan melunasi pembayaran LKS ini sebelumnya sempat viral di media sosial.
Terungkap bahwa salah satu siswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu, membuat tunggakan tersebut menjadi beban berat bagi orang tuanya. Keadaan ini memicu keprihatinan luas dan sorotan netizen.
Mendengar kabar tersebut, IPDA Purnomo, yang dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan, langsung bereaksi. Tanpa menunda waktu, beliau segera mengambil langkah nyata untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi para siswa tersebut.
Hari ini, suasana di SDN Lebur diwarnai rasa haru sekaligus gembira. Kedelapan siswa yang sebelumnya terbebani tunggakan LKS kini bisa bernapas lega. IPDA Purnomo secara resmi melunasi seluruh pembayaran yang belum terselesaikan.
Kebaikan hati polisi ini tidak berhenti sampai di situ. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap masa depan anak bangsa, IPDA Purnomo memberikan kejutan istimewa bagi salah satu siswa dari keluarga paling tidak mampu.
Siswa tersebut diberikan beasiswa penuh yang akan menanggung seluruh biaya pendidikannya hingga lulus. Langkah ini diambil mengingat faktor ekonomi keluarganya yang sangat terbatas, guna memastikan anak tersebut dapat terus belajar tanpa rasa waswas.
Hingga berita ini dirilis, Kepala Sekolah SDN Lebur ketika dimintai konfirmasi terkait kejadian ini melalui pesan WhatsApp, belum memberikan keterangan resmi.
Kejadian di SDN Lebur ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bagi semua pihak mengenai pentingnya kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari kalangan kurang mampu. Sinergi antara masyarakat, penegak hukum, dan pihak sekolah sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan suportif.
Aksi nyata IPDA Purnomo menjadi inspirasi bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat membuat perbedaan besar bagi masa depan seseorang.
Laporan : bed

0 Comments