LAMONGAN, BIN.ID — Muhammad Azil Dwi Prastya, atlet dayung berbakat binaan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Lamongan, resmi mengantongi surat rekomendasi untuk berlaga pada Seleksi Kejuaraan Nasional (Seleknas) cabang Stand Up Paddle (SUP).
Lolosnya Azil menjadi torehan membanggakan bagi olahraga air daerah, sekaligus memantik harapan besar agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memberikan perhatian nyata berupa dukungan operasional dan fasilitas keberangkatan.
Kepastian partisipasi Azil dalam Seleknas tersebut tertuang dalam Surat Rekomendasi Nomor 22/PD-PODSI-LA/VII/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PODSI Lamongan M. Lutfi Ludianto dan Sekretaris Fatkhur Rokhman. Dukungan administratif ini merupakan syarat mutlak agar sang atlet dapat bertanding membawa nama daerah di kancah nasional.
Kendati kelengkapan administrasi telah terpenuhi, Azil mengungkapkan realitas tantangan operasional yang kerap dihadapi atlet daerah menjelang kejuaraan. Menurutnya, skema pembiayaan dari pengurus pusat umumnya baru mengover kebutuhan atlet setelah tiba di lokasi Seleknas.
Sementara itu, biaya transportasi menuju pemusatan latihan dan penyediaan perlengkapan pribadi awal kerap kali harus diusahakan secara mandiri atau bertumpu pada kepedulian klub lokal.
"Alasan utama kami memohon dukungan Pemkab adalah karena surat rekomendasi pusat sering kali hanya menanggung biaya setelah atlet tiba di lokasi. Transportasi keberangkatan dan perlengkapan awal kerap harus usaha sendiri. Selain itu, kami memohon jaminan dispensasi resmi agar status sekolah atau kuliah tidak terganggu selama membawa nama Kabupaten Lamongan di kancah nasional," ujar Azil.
Azil juga menyampaikan aspirasi konstruktif terkait pola perhatian pemerintah daerah terhadap para atlet binaan. Ia mengkritik fenomena yang kerap terjadi di mana Pemda baru hadir dan memberikan apresiasi setelah atlet berhasil meraih medali, padahal dukungan di masa persiapan dan awal keberangkatan jauh lebih krusial.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Umum PODSI Lamongan, M. Lutfi Ludianto, menyampaikan bahwa Azil merupakan aset berharga yang diproyeksikan menjadi duta olahraga air Lamongan di kancah nasional.
Namun, Lutfi menegaskan bahwa prestasi yang berkelanjutan memerlukan sinergi konkret serta perhatian nyata dari Pemkab Lamongan.
"Kami prihatin karena atlet punya potensi besar, tetapi masih perlu dukungan fasilitas, dana pembinaan, dan akomodasi keberangkatan dari Pemkab. PODSI mendorong pemerintah daerah segera memberi perhatian agar atlet tidak terkendala biaya dan sarana saat berlaga," tegas Lutfi.
Lutfi menambahkan, dukungan penuh dari Pemkab Lamongan akan menjadi tambahan motivasi moral dan finansial bagi atlet.
Ia berharap Azil dapat mengikuti seluruh rangkaian Seleknas dengan optimal, senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, serta berhasil mengharumkan nama Kabupaten Lamongan di pentas nasional.
Sementara itu Azil yang dikonfirmasi menjelang keikutsertaan seleksi Dayung kelas SUP menyatakan," saya serahkan ke klub saja pak, saya fokus berlatih dan bertanding, doanya semoga bisa meraih prestasi terbaik untuk mewakili Lamongan," tegas Azil.
- Editor : Redaksi_Ubed

0 Comments