Breaking News

IPDA Purnomo Inisiasi Restorative Justice, Perselisihan Antara Widhi dan Dayat Berakhir Damai

LAMONGAN,  BIN.ID — Konflik dan perselisihan yang melibatkan perselisihan serta aksi saling lapor antara Cak Widhi dan Mas Dayat akhirnya resmi berakhir damai.

 Perdamaian ini terwujud setelah IPDA Purnomo menginisiasi upaya restorative justice (keadilan restoratif) melalui ajang silaturahmi bersama kedua belah pihak.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara hangat dan kekeluargaan tersebut, kedua pihak didampingi kuasa hukum sepakat untuk menyampingkan ego masing-masing serta menghentikan perselisihan yang telah berlangsung.

Sepakat Saling Memaafkan Demi Kebaikan Bersama
Melalui momen mediasi tersebut, IPDA Purnomo menyampaikan bahwa perselisihan yang sempat terjadi berawal dari kesalahpahaman semata.

 Beliau menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas, persatuan, dan kerukunan di wilayah Lamongan.

"Hari ini saya silaturahmi ke Cak Widhi dan Mas Dayat. Kemarin beliau berdua ini ada sedikit salah paham, namun insyaAllah demi Lamongan yang jauh lebih baik, kita saling memaafkan," ujar IPDA Purnomo.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Purnomo memimpin momen pembacaan komitmen damai yang disepakati oleh seluruh pihak yang hadir:

 Kedua pihak berjabatan tangan secara langsung sebagai tanda berakhirnya seluruh perselisihan dan persengketaan.
Penghentian Konten Provokatif: Ke depan, dipastikan tidak ada lagi unggahan foto, video, maupun konten yang bersifat provokasi di media sosial terkait perselisihan ini.

 Semua pihak berkomitmen untuk mewujudkan suasana Lamongan yang adem, rukun, dan guyub.

Komitmen Lamongan Adem dan Kondusif
Prosesi restorative justice ini ditutup dengan aksi saling jabat tangan erat antara Mas Dayat, Cak Widhi, IPDA Purnomo, serta para tokoh masyarakat yang hadir mendampingi.

 Kesepakatan damai ini diharapkan menjadi contoh nyata penyelesaian konflik secara bijak, damai, dan mengedepankan asas kekeluargaan demi ketenteraman warga Lamongan.

( Bed)

0 Comments

© Copyright 2024 - Barometer Investigasi News
wa