LAMONGAN, BIN.ID – Komitmen untuk terus menebar kebaikan dan hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh sosok polisi inspiratif, Aipda Purnomo. Anggota kepolisian yang akrab disapa masyarakat sebagai pencetus gerakan "Polisi Belajar Baik" ini menggelar aksi sosial humanis di Dusun Glugu, Desa Dlanggu, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan pada Sabtu (18/07/2026).
Dalam kunjungan lapangan kali ini, Aipda Purnomo memfokuskan aksi sosialnya pada dua sektor utama, yakni penguatan ketahanan sosial bagi keluarga rentan berkebutuhan khusus serta pemberian motivasi pendidikan untuk generasi penerus bangsa di tingkat dasar.
Sentuhan Humanis untuk Warga Berkebutuhan Khusus, Langkah awal rombongan "Polisi Belajar Baik" di Dusun Glugu langsung menyasar kediaman Kaslan, seorang warga setempat yang hidup bersama kedua putranya, Haimin dan Mamat. Diketahui, kedua anak Kaslan tersebut merupakan penyandang disabilitas (keterbatasan mental) yang membutuhkan perhatian khusus.
Kehadiran Purnomo tidak hanya membawa bantuan material untuk meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan dukungan moral serta motivasi psikologis langsung kepada Kaslan selaku kepala keluarga.
"Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata kepedulian polri dan komunitas sosial untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus, tidak merasa sendirian. Mereka adalah bagian dari kita yang wajib kita rangkul dan penuhi hak-hak sosialnya," ujar Aipda Purnomo di sela-sela kunjungannya.
Kedatangan aparat kepolisian yang berjiwa sosial tinggi ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari pihak keluarga maupun para tetangga sekitar yang terharu melihat kepedulian nyata tersebut.
Usai mengunjungi kediaman warga rentan, aksi simpatik berlanjut menuju institusi pendidikan formal, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatus Sibyan yang terletak di kawasan yang sama.
Kedatangan Purnomo disambut keceriaan ratusan siswa beserta para dewan guru.
Untuk memacu semangat belajar anak-anak di awal tahun ajaran baru, Purnomo membagikan secara simbolis puluhan paket perlengkapan sekolah berupa tas baru dan dana santunan pendidikan. Bantuan ini disasarkan utamanya bagi para siswa dari latar belakang keluarga yatim dan kurang mampu.
"Anak-anak ini adalah investasi masa depan bangsa. Melalui sedikit stimulasi berupa perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka semakin termotivasi, rajin belajar, dan percaya diri dalam menuntut ilmu demi meraih cita-citanya," tambah Purnomo dengan penuh semangat.
Aksi nyata yang diinisiasi oleh "Polisi Belajar Baik" ini memantik apresiasi luas dari tokoh masyarakat setempat dan pihak madrasah. Kepala Sekolah beserta perwakilan guru MI Hidayatus Sibyan menyampaikan rasa syukur mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada anak didik mereka.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Bapak Purnomo. Ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan suntikan moral yang luar biasa bagi anak-anak didik kami. Semoga aksi mulia ini menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong dan kepekaan sosial di Kabupaten Lamongan," ungkap salah satu perwakilan guru.
Melalui konsistensi aksi bergerak di lini akar rumput seperti ini, gerakan "Polisi Belajar Baik" terbukti berhasil menjembatani hubungan emosional yang kuat antara institusi kepolisian dengan masyarakat, sekaligus merefleksikan transformasi polri yang makin presisi dan humanis.
( Bed)

0 Comments