LAMONGAN, BIN.ID – Ujian berat tengah menimpa Mbah Warsiah, seorang lansia yang tinggal di Dusun Dempel, Desa Pangean (RT 11 / RW 03), Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. Rumah tempatnya berteduh luluh lantak dilalap si jago merah.
Ironisnya, musibah kebakaran tersebut terjadi saat Mbah Warsiah tengah khusyuk melaksanakan ibadah shalat Dzuhur. Menanggapi kepedulian sosial dan duka yang dialami warganya, Korps Bhayangkara bergerak cepat. Pada hari ini, Rabu (10/06/2026),
Anggota Satbinmas Polres Lamongan yang juga pembina Yayasan Bersinar Abadi ( YBBA), IPDA Purnomo, secara khusus turun langsung mengunjungi kediaman Mbah Warsiah guna meninjau kondisi pasca-kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Kronologi Kejadian, berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran terjadi secara tak terduga. Ketika api mulai berkobar dan mengepulkan asap tebal dari bagian dalam rumah, Mbah Warsiah sedang menjalankan ibadah shalat sehingga tidak menyadari datangnya bahaya.
Beruntung, warga sekitar yang melihat kepulan asap segera bergotong-royong menyelamatkan korban dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sebelum armada pemadam kebakaran tiba.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian ini terbilang cukup besar bagi sang nenek, mengingat seluruh harta bendanya hangus terbakar.
Kehadiran IPDA Purnomo hari ini merupakan representasi nyata dari slogan Polri yang presisi, mengayomi, dan humanis. Pria yang dikenal aktif dalam berbagai aksi sosial ini datang tidak sekadar mengantarkan bantuan fisik, melainkan juga membawa secercah harapan baru bagi Mbah Warsiah yang masih syok.
Dalam kunjungan tersebut, Ipda Purnomo menyerahkan bantuan tunai dan melakukan aksi nyata yang sangat menyentuh hati:
Ipda Purnomo Menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 3.000.000,- untuk membantu proses renovasi dan perbaikan rumah Mbah Warsiah.
Selain itu, memberikan bantuan tambahan untuk melunasi hutang belanjaan sehari-hari Mbah Warsiah. Langkah ini diambil setelah sang nenek bercerita dengan sedih bahwa ia masih memiliki beban fikiran terkait hutang kebutuhan pokoknya sebelum musibah terjadi.
"Giat ini kami lakukan murni sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap sesama. Kita tidak ingin masyarakat merasa sendirian saat menghadapi cobaan berat seperti ini. Selain bantuan rumah, kami juga berupaya melunasi hutang belanjaan beliau agar kehidupan Mbah Warsiah ke depan bisa lebih tenang tanpa beban fikiran," ujar Ipda Purnomo
Di sela-sela kunjungan, tampak Mbah Warsiah tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata saat berbincang dengan petugas. Kehadiran personel kepolisian dan dukungan warga sekitar seolah menjadi setitik air di tengah gurun pasca-bencana yang menghanguskan tempat tinggalnya.
Melalui aksi sosial ini, Polres Lamongan kembali menegaskan komitmennya bahwa tugas kepolisian tidak hanya seputar penegakan hukum dan menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan merajut kembali senyum masyarakat yang sedang dilanda duka.
(Red)

0 Comments