LAMONGAN, BIN.ID – Peristiwa tragis menimpa seorang petani di wilayah Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Korban ditemukan meninggal dunia di area persawahannya sendiri akibat tersengat aliran listrik dari kabel jebakan tikus yang dipasangnya sendiri, Rabu (06/05).
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kematian akibat penggunaan jebakan tikus beraliran listrik di wilayah Lamongan, meskipun pihak kepolisian telah berulang kali memberikan imbauan dan larangan keras.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat korban berangkat ke sawah untuk memeriksa kondisi tanaman padinya serta memastikan jebakan tikus miliknya bekerja dengan baik. Namun, nahas, korban diduga terpeleset atau tidak sengaja menyentuh kawat beraliran listrik yang ia pasang di sekeliling pematang sawah.
Saksi mata yang berada di lokasi sekitar melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak tidak bernyawa di area sawah. Mengetahui hal tersebut, warga segera melapor ke perangkat desa setempat dan meneruskan laporan ke Polsek Kalitengah.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar pada bagian tubuh korban yang memperkuat bukti bahwa penyebab kematian adalah sengatan listrik tegangan tinggi.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan kepada seluruh petani di Lamongan untuk menghentikan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik karena sangat berbahaya, tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi diri sendiri.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan cara yang lebih aman dalam membasmi hama tikus, seperti gropyokan atau menggunakan burung hantu, guna menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut," tegas petugas di lokasi.
Penulis: Bed

0 Comments