Memasuki usia ke-91, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lamongan menyerukan pesan refleksi mendalam bagi ribuan kadernya di seluruh "Bumi Wali". Di tengah disrupsi zaman, organisasi pemuda Nahdlatul Ulama ini menekankan pentingnya transformasi digital dan penguatan kemandirian ekonomi sebagai pilar perjuangan masa depan.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kabupaten Lamongan, H Muhammad Muhlisin menegaskan bahwa eksistensi Ansor selama hampir satu abad merupakan bukti ketangguhan dalam menjaga ulama dan keutuhan NKRI. Namun, ia mengingatkan agar seluruh elemen organisasi tidak sekadar terjebak dalam romantisme sejarah.
Dalam orasinya, ia menggarisbawahi bahwa tantangan terbesar saat ini adalah perang informasi. Kader Ansor dilarang keras gagap teknologi (gaptek).
Adaptasi Teknologi: Teknologi harus menjadi "senjata" baru untuk menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang moderat, sejuk, dan toleran.
Counter Narasi: Kader diharapkan mampu mengisi ruang siber dengan konten positif guna menangkal radikalisme dan berita bohong (hoax).
Selain aspek digital, refleksi Harlah kali ini menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi kreatif. GP Ansor Lamongan berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi lokal agar organisasi tetap mandiri, berdaya, dan mampu menopang kesejahteraan anggotanya secara kolektif.
"Ansor adalah masa depan Nahdlatul Ulama. Kualitas NU di masa depan sangat bergantung pada kualitas kader hari ini. Kita harus lebih solid, lebih cerdas, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas," tegasnya.
Menutup pesannya, ia menyerukan prinsip "Satu Barisan, Satu Komando" di bawah bimbingan para Kiai.
Militansi kader Banser dan Ansor dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga kondusivitas serta harmoni sosial di wilayah Lamongan.
Peringatan Harlah ke-91 ini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi dibarengi dengan aksi sosial nyata dan konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting (desa). Hal ini dilakukan guna memastikan panji-panji Ansor tetap berkibar tinggi sebagai benteng ulama dan bangsa. Dirgahayu ke-91 Gerakan Pemuda Ansor. Berdikari dalam Ekonomi, Digdaya dalam Organisasi.
( Bed)

0 Comments