LAMONGAN, BIN.ID – Yayasan Berkas Bersinar Abadi (YBBA) Lamongan kini mengemban amanah baru yang lebih luas. Yayasan yang selama ini dikenal berfokus pada penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut, secara resmi dipercaya oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat untuk menjadi mitra rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.
Penunjukan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan sekaligus pendiri yayasan, dalam mengelola layanan kemanusiaan yang dinilai memenuhi kriteria ketat dan standar operasional yang ditetapkan oleh BNN.
Fasilitas Medis Mandiri dan Tenaga Spesialis menyambut kepercayaan tersebut, Ipda Purnomo dalam wawancara khusus dengan Pimpinan Redaksi Barometer Investasi News, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang, terutama dari sisi kemandirian medis. Saat ini, yayasan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pihak luar untuk kebutuhan operasional kesehatan.
"Kami sekarang sudah memiliki apotek sendiri dan didukung oleh dokter spesialis jiwa. Jika sebelumnya kebutuhan obat-obatan masih bekerja sama dengan pihak lain, kini kami bisa mengelola intervensi medis secara mandiri," ujar pria yang akrab disapa Pak Pur tersebut, Jumat (26/3/2026).
IPDA Purnomo juga menuturkan bahwa Prosedur Ketat dan Masa Karantina. Meski kini melayani rehabilitasi narkoba, operasional yayasan tetap berjalan di bawah pengawasan regulasi yang ketat.
"Pasien yang masuk wajib melalui prosedur resmi dengan rekomendasi langsung dari BNN.," katanya
Tahapan rehabilitasi di Yayasan Berkas Bersinar Abadi meliputi:
- Intervensi Krisis: Pasien wajib menjalani masa karantina selama dua minggu pertama.
- Pemantauan Intensif: Selama karantina, kondisi fisik dan psikis dipantau ketat oleh tenaga medis dan psikiater," papar polisi yang akrab disapa pak Pur tersebut.
- Sosialisasi Bertahap: Setelah kondisi dinyatakan stabil, pasien baru diperbolehkan berinteraksi dan mengikuti aktivitas sosial bersama penghuni yayasan lainnya.
Rekam jejak kemanusiaan yang teruji, kepercayaan BNN ini bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, Yayasan Berkas Bersinar Abadi tercatat merawat 460 pasien ODGJ, di mana 162 orang di antaranya mendapatkan perawatan gratis secara penuh.
Keberhasilan yayasan dalam menyembuhkan ribuan pasien menjadi modal utama dalam menangani kasus ketergantungan narkotika.
Pesan untuk Keluarga Pasien
IPDA Purnomo menekankan bahwa peran keluarga adalah kunci absolut dalam proses penyembuhan. Ia mencatat bahwa fenomena relaps atau kambuhnya pasien sering kali dipicu oleh kurangnya dukungan dan perhatian dari lingkungan keluarga setelah pasien dinyatakan pulih.
Dengan bergabungnya Yayasan Berkas Bersinar Abadi dalam jaringan rehabilitasi BNN, diharapkan akses bagi masyarakat di Jawa Timur, khususnya Lamongan, untuk mendapatkan pemulihan ketergantungan narkoba menjadi lebih dekat dan terjamin kualitasnya.
Penulis: Bed

0 Comments