Breaking News

Aksi Heroik Ipda Purnomo, Evakuasi ODGJ yang Dipasung Rantai di Blora, Kini Mulai Pulih di Lamongan

LAMONGAN,  BIN.ID – Kabar melegakan datang dari Purwono (39), warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Pria yang sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan akibat dipasung rantai besi itu kini menunjukkan perkembangan kesehatan yang signifikan setelah dievakuasi oleh tim kemanusiaan ke Lamongan. Sabtu (27/02/2026).

Kondisi Purwono sempat memicu keprihatinan publik lantaran kedua tangan dan kakinya mengalami luka infeksi parah, membengkak, hingga mengeluarkan nanah akibat jeratan rantai besi yang terlalu ketat.

Evakuasi Lintas Sektoral

Merespons kondisi tersebut, Ipda Purnomo bersama personel gabungan dari Polres, Dinas Sosial, dan petugas Damkar bergerak cepat melakukan tindakan penyelamatan. Purwono terpaksa dipasung oleh pihak keluarga karena sering mengamuk dan dianggap membahayakan lingkungan, terlebih ia tinggal bersama ibunya yang juga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

"Saat kami tiba, kondisi tangan dan kakinya sudah sangat memprihatinkan dengan luka terinfeksi. Kami langsung mengambil langkah evakuasi agar ia mendapatkan perawatan layak. Setiap manusia berhak atas perhatian dan pelayanan kesehatan," tegas Ipda Purnomo.

Perawatan Intensif di Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Saat ini, Purwono tengah menjalani masa pemulihan di Yayasan Berkas Bersinar Abadi, Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. 

Di bawah pengawasan Ipda Purnomo, luka-luka bekas pasungan di tubuh Purwono sudah berangsur membaik.
Selain perawatan fisik, yayasan juga menyiapkan penanganan kesehatan jiwa secara berkala:
Pengobatan Medis: Fokus pada penyembuhan infeksi luka terbuka.

Melibatkan tenaga medis kompeten untuk memulihkan kondisi psikis. Pendampingan Jangka Panjang: Koordinasi dengan otoritas Blora untuk memantau nasib Purwono dan ibunya. Pesan Kemanusiaan: 

Ipda Purnomo menekankan bahwa pemasungan bukanlah solusi bagi penyandang gangguan jiwa. Ia berharap kasus serupa tidak lagi ditemukan di masyarakat.

"Gangguan jiwa bukan alasan untuk dipasung. Mereka butuh penanganan sesuai standar kesehatan dan kemanusiaan," tandas polisi yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial tersebut.

( Bed)

0 Comments

© Copyright 2024 - Barometer Investigasi News
wa