Breaking News

Harumkan Nama Lamongan, Aldo Bima Sena Raih Juara 1 Seni Beregu di UNIM Mojokerto Championship 2025

MOJOKERTO,  BIN.ID  – Aldo Bima Sena, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Lamongan (UNISLA), kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pemuda asal Desa Tlogorejo, Dusun Belok, RT 02 RW 03, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan ini berhasil mengharumkan nama almamater dan daerahnya setelah meraih Juara 1 kategori Seni Beregu dalam ajang UNIM Mojokerto Championship 2025 yang digelar di Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa tekad kuat, kerja keras, dan semangat pantang menyerah mampu membawa anak desa menuju panggung prestasi tingkat regional.

Keikutsertaan Aldo dalam perlombaan tahun ini bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. Ia bersama timnya telah mempersiapkan diri berbulan-bulan sebelum kompetisi digelar. Setiap pekan, mereka rutin mengadakan latihan intensif di kampus maupun di beberapa lokasi terbuka untuk menyempurnakan gerakan dan kekompakan seni beregu yang mereka bawakan. Menurut Aldo, seni beregu bukan sekadar menampilkan gerakan, tetapi perpaduan antara disiplin, kekompakan, dan pemahaman mendalam terhadap makna seni itu sendiri. “Kami tidak hanya bergerak sesuai ritme, tetapi kami belajar menyatukan hati dan pikiran. Itu yang paling sulit, dan itu yang menjadi kekuatan tim kami,” ujarnya usai menerima penghargaan.

UNIM Mojokerto Championship 2025 sendiri merupakan perlombaan tahunan yang mempertemukan berbagai mahasiswa dari kampus-kampus di Jawa Timur. Persaingan dalam kategori Seni Beregu tahun ini dikenal sangat ketat, dengan banyak tim yang tampil memukau dan memiliki pengalaman panjang di dunia seni. Namun, tim dari UNISLA yang diperkuat Aldo justru mampu mencuri perhatian para juri sejak babak penyisihan. Mereka tampil energik, penuh penghayatan, dan berhasil membawa nuansa seni tradisional dan modern dalam satu konsep yang utuh. Kombinasi tersebut membuat mereka unggul dari peserta lainnya.

Aldo mengungkapkan bahwa motivasinya dalam mengikuti perlombaan ini tidak hanya untuk membawa nama kampus, tetapi juga untuk membuktikan bahwa anak desa memiliki potensi besar jika diberi kesempatan. Lahir dan besar di lingkungan pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk kota, ia mengaku terbiasa dengan kehidupan sederhana. Namun justru dari kesederhanaan itu muncul semangat kuat untuk terus belajar dan berprestasi. “Banyak orang berpikir anak desa selalu tertinggal. Saya ingin membuktikan itu salah. Selama kita punya tekad, kita bisa bersaing dengan siapa pun,” tutur Aldo penuh semangat.

Keberhasilan Aldo disambut hangat oleh keluarga dan warga Desa Tlogorejo. Menurut beberapa tetangga, Aldo sejak kecil memiliki karakter yang tekun dan sopan serta sering mengikuti berbagai kegiatan desa. Ia tak ragu membantu warga yang membutuhkan, sehingga banyak yang mengenalnya sebagai pemuda yang rendah hati dan berjiwa sosial. Tidak heran, ketika kabar kemenangannya tersebar, warga desa turut bangga dan menganggap pencapaian Aldo sebagai inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Di lingkungan kampus, prestasi ini juga mendapat apresiasi besar dari pihak Fakultas Sains dan Teknologi UNISLA. Para dosen dan rekan mahasiswa memuji kegigihan Aldo yang mampu membagi waktu antara kuliah Teknik Elektro yang terkenal padat dengan latihan seni beregu yang membutuhkan dedikasi tinggi. Menurut salah satu dosennya, Aldo adalah contoh mahasiswa yang mampu menyeimbangkan akademik dan non-akademik dengan sangat baik. Pihak kampus berencana memberikan penghargaan khusus kepada tim seni beregu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengharumkan nama universitas.

Dalam proses latihan dan persiapan yang panjang, Aldo mengaku banyak belajar tentang kerjasama dan semangat pantang menyerah. Ia dan timnya sempat menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan jadwal, kelelahan, hingga kekhawatiran menjelang hari perlombaan. Namun, semua tantangan itu justru memperkuat solidaritas antaranggota tim. Mereka saling menyemangati dan memastikan setiap gerakan dikuasai dengan matang. Menurut Aldo, kemenangan ini adalah hasil kerja bersama, bukan semata keberhasilan individu.

Suasana di UNIM Mojokerto pada hari perlombaan sangat meriah. Ribuan peserta dan penonton hadir memenuhi area kampus, membawa semangat kompetisi yang tinggi namun tetap penuh persaudaraan. Ketika nama tim UNISLA diumumkan sebagai Juara 1 Seni Beregu, sorak sorai langsung bergema di seluruh arena. Aldo, yang berdiri di tengah panggung bersama rekan-rekannya, tampak haru dan bangga. Baginya, momen itu adalah hadiah terindah bagi orang tua dan warga desa yang selalu mendukungnya.

Kini setelah meraih prestasi gemilang, Aldo tak ingin berhenti sampai di sini. Ia berencana untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang seni sekaligus tetap fokus menyelesaikan studinya di Teknik Elektro. Ia berharap kelak bisa menjadi lulusan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan seni dan kepemimpinan yang kuat. Selain itu, Aldo ingin berbagi pengalaman dengan adik-adik di desanya, agar semakin banyak anak muda yang berani bermimpi besar dan mengejar prestasi di luar daerah.

Prestasi Aldo Bima Sena dalam UNIM Mojokerto Championship 2025 menjadi bukti bahwa talenta hebat bisa lahir dari mana saja, termasuk dari desa yang sederhana. Semangat tinggi, kerja keras, dan keyakinan pada kemampuan diri sendiri adalah kunci yang membawa anak desa seperti Aldo mampu bersaing di tingkat yang lebih luas. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa dan generasi muda lain untuk tidak ragu melangkah dan mencoba hal baru.

Dengan kemenangan ini, nama Desa Tlogorejo, Kecamatan Sukodadi, serta UNISLA semakin dikenal di ajang seni mahasiswa Jawa Timur. Aldo berharap prestasinya dapat membuka pintu bagi mahasiswa UNISLA lainnya untuk ikut terjun di dunia seni dan perlombaan internasional di masa depan. Sementara itu, bagi warga desa, keberhasilan Aldo adalah kebanggaan yang akan terus dikenang sebagai bukti bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari tempat yang kecil.

Melalui perjalanan panjang dan penuh dedikasi, Aldo Bima Sena menunjukkan bahwa anak desa bukan hanya mampu berprestasi, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi generasi muda Indonesia. Kemenangan di UNIM Mojokerto Championship 2025 ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar, dan nama Aldo kini tercatat sebagai salah satu pemuda kebanggaan Lamongan yang berhasil mengukir cerita inspiratif bagi banyak orang.

( Bed)

0 Comments

© Copyright 2024 - Barometer Investigasi News
wa