LAMONGAN, BIN.ID - Baruna Paddle Club (BPC) salah satu klub Dayung profesional dari Lamongan mendapatkan Apresiasi dari Koni dan PODSI Jawa Timur. Hal ini disampaikan beberapa pihak ketika mengikuti turnamen Bahari Majapahit Dragon Boat & Carnival 2025 di Mojokerto yang berlangsung dari tanggal 14-15 Desember 2025 sebagai even dan turnamen akhir tahun. Selasa ( 16/12/2025).
Turnamen tersebut bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat dan kejayaan Kerajaan Majapahit serta membina atlet dayung muda di Jawa Timur. Event Bahari Majapahit Dragon Boat Carnival 2025, membawa tema "Mengarungi Samudra, Menggenggam Nusantara"
Pelaksanaan turnamen ini akan diikuti oleh 18 tim dayung terbaik Jawa Timur antara lain, Baruna Paddle Club Lamongan, Jong Kwatu, podsi Jombang, Pasukan Marinir ( Pas Mar),Jogo Brantas,PODSI Bangkalan, podsi Mojokerto, dan yang lainnya.
Keikutsertaan BPC Lamongan menjadi perhatian khusus dari beberapa pihak diantaranya dari salah satu pengurus harian PODSI Jawa Timur
Menurut Elly yang juga menjadi Event Organiser ( EO). Baruna Paddle Club Lamongan, klub profesional dari Lamongan, sayangnya di KONI Lamongan belum masuk dan terdaftar dalam cabang olahraga di koni Lamongan, atlet dayung dari Lamongan banyak yang diminati dari Persatuan olahraga Dayung seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten dan propinsi lain. Oleh karena itu ia menyangkan hal ini terjadi.
"Kita akan bantu untuk mengaktifkan kembali PODSI Lamongan yang hampir 15 tahun mati suri ," tegas wanita yang akrab dipanggil Bu komandan salah satu pengurus Koni Jawa Timur
Sementara itu, M.Taufiq Hidayat manager sekaligus pelatih dari Team Pasukan Marinir ( Pasmar ), Jongkwatu dan Klub Jogobrantas mengatakan Baruna Paddle Club (PBC) Lamongan adalah tim hebat.
"Kami sudah beberapa kali bertemu, dan kwalitas pemainnya luar biasa, kita lihat kemarin PODSI Mojokerto saja dikalahkan, ini artinya PBC akan jadi ancaman kekuatan baru di klub-klub Dayung Jawa Timur," tegas pria yang akrab disapa pak Jendral tersebut.
Oleh karena itu harapan saya klub ini diakui dan masuk di Cabor Koni Lamongan, sehingga 2027 Cabor dayung menjadi Cabor dengan persaingan yang ketat, karena di PODSI Jatim baru ada 9 PODSI kabupaten yang terdaftar," tutup M Taufiq
Navi' Dari kubu Baruna Paddle Club ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut berharap pro aktif Dispora, KONI, Komite Olahraga masyarakat Indonesia ( KORMI) Lamongan pro aktif jemput bola dalam pembinaan olahraga Dilamongan termasuk olahraga air ( dayung)
"Saya bersama tim pelatih dan ofisial hampir 4 tahun melakukan pembinaan terhadap anak-anak, dan Alhamdulillah sudah mulai terlihat hasilnya, harapan saya ada perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperhatikan pembinaan olahraga dayung ini, terus terang selama ini kami mengeluarkan biaya dari pembinaan sampai ikut turnamen baik lokal maupun antar daerah," tuturnya saat didampingi oleh ofisial dan pelatih.
"Kita sayangkan, anak-anak atau atlit kita banyak yang bergabung di PODSI daerah lain, karena di Lamongan ada podsinya tapi tidak aktif," tegas Navi' .
Diharapkan dengan adanya banyaknya prestasi yang diraih oleh Baruna Paddle Club ( PBC) tersebut pemerintah Daerah Lamongan melalui dinasnya melakukan apresiasi dan pembinaan olahraga di cabang olahraga yang dibutuhkan.
(Adi)

0 Comments